Terapi Syaraf Kejepit

Tuesday, May 2nd, 2017 - Pengobatan Penyakit

Terapi Fisik dan Medis Untuk Syaraf Kejepit

Pengobatan gangguan syaraf kejepit bisa melalui cara alami maupun terapi. Cara-cara alami seperti menggunakan obat herbal dipercaya bisa mengatasi syaraf yang terjepit. Namun, tak ada salahnya juga bila mengimbanginya dengan terapi sebagai metode penyembuhan alternatif.

Terapi yang paling mudah dan bisa dilakukan sendiri adalah terapi panas dan terapi dingin. Kedua terapi ini dilakukan dengan cara mengkompreskan sebotol air panas atau es batu yang dibungkus kain ke bagian yang terkena syaraf kejepit. Kedua terapi itu bertujuan untuk meringankan rasa nyeri sekaligus melemaskan otot dan syaraf yang kaku gara-gara terjepit. Nah, bagaimana dengan metode terapi lainnya?
Terapi saraf kejepit

Metode terapi lain untuk mengobati syaraf kejepit adalah terapi fisik dan medis yang harus dilakukan oleh ahlinya. Ada banyak sekali terapi yang bisa dipilih sebagai penanganan syaraf kejepit. berikut adalah jenis-jenis terapi saraf terjepit.

Terapi Saraf Kejepit

Syaraf kejepit bisa membuat penderitanya mengalami kesemutan hingga sulit menggerakkan bagian tubuhnya. Terapi yang bisa membantu memulihkan gerak tubuh adalah fisioterapi. Dalam fisioterapi, latihan seperti stretching akan diajarkan oleh ahli fisioterapi. Stretching akan meregangkan otot sehingga otot bisa menjadi kuat.

Terapi manual lainnya dalam fisioterapi adalah traksi tulang. Pada terapi ini, ahli fisioterapi akan menarik bagian tubuh dimana syarafnya terjepit. Cara ini terbukti ampuh. Bagian tubuh yang syarafnya sedang terjepit akan ditarik berlawanan dengan bagian tubuh yang lain. Fisioterapi juga memberikan terapi dengan bantuan alat. Ultrasound adalah terapi yang menggunakan getaran mekanik gelombang suara. Terapi medis yang satu ini berguna untuk menimbulkan efek terapeutik.

Terapi saraf kejepit menggunakan listrik adalah salah satu fisioterapi yang paling sering ditawarkan. Dengan memanfaatkan stimulasi listrik, rasa nyeri akibat syaraf kejepit bisa dikurangi. Stimulasi listrik ini dilakukan dari permukaan kulit sehingga syaraf di baliknya bisa terangsang. Pengaliran arus listrik ini tentu sudah disetel pada level yang tidak membahayakan.

Terapi untuk syaraf kejepit

terapi listrik syaraf terjepit

Terapi fisik pada penderita syaraf kejepit selalu difokuskan pada bagian yang sedang sakit. Misalnya syaraf yang terjepit adalah di bagian belakang, maka latihan-latihan akan terfokus pada otot bagian belakang. Latihan-latihan itu bertujuan melemaskan otot sehingga syaraf kejepit tidak makin parah atau membengkak. Otot yang kendur dan lemas akan mengurangi rasa nyeri hingga sakitnya hilang sama sekali. Ketika melakukan terapi fisik, akan lebih baik jika terus dilanjutkan meskipun syaraf sudah kembali normal. Ketika syaraf kejepit sudah hilang, latihan akan berfokus pada kesehatan dan kebugaran tubuh. Dengan melakukan latihan yang rutin, syaraf kejepit tidak akan muncul lagi lantaran otot sudah semakin kuat dan tidak tegang.

Selanjutnya terapi chiropractic. Ini adalah cara terapi saraf terjepit lainnya yang bisa menjadi pilihan ketika terserang masalah ini. Terapi ini sangat efektif bagi orang yang terkena syaraf kejepit di bagian punggung dan pinggang. Terapi akan terfokus pada mobilisasi tulang belakang. Selama proses terapi berlangsung, kita akan dibimbing untuk meningkatkan gerak tulang belakang agar tulang tidak terisolasi selama menderita syaraf kejepit. Tujuan dari terapi ini adalah untuk menghilangkan rasa sakit gara-gara syaraf kejepit sekaligus untuk emngembalikan tulang belakang pada posisi semula.

Cara pengobatan terapi syaraf kejepit yang juga dikenal masyarakat adalah akupuntur. Terapi kuno asal Cina ini menggunakan jarum sebagai media pengobatan. Meskipun menggunakan jarum, akupuntur tidak menyakitkan. Jarum ini akan ditusukkan ke bagian tubuh yang terasa sakit. Akupuntur menyeimbangkan tingkat energi dan kimia dalam tubuh pasien. Selama akupuntur dilakukan oleh ahlinya, kita tak perlu khawatir akan efek samping yang mungkin ditimbulkan. Tak ada salahnya pula untuk menanyakan dosis yang diberikan ketika melakukan akupuntur. Selain itu, pastikan untuk terus mengecek kondisi kesehatan setelah melakukan akupuntur. Apabila merasa makin tidak enak atau tubuh terasa sakit semua, sebaiknya segera bawa ke dokter.

Terapi syaraf kejepit di pinggang, tulang belakang, leher

alat terapi syaraf kejepit dengan jarum akupuntur

Terapi secara medis yang bisa dilakukan oleh penderita syaraf kejepit adalah suntikan kortikosteroid. Suntikan ini akan langsung diberikan pada bagian tubuh yang syarafnya terjepit sehingga obat bisa bekerja menurunkan rasa sakit dan nyeri. Kortikosteroid adalah obat yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit. Tentu saja pengobatan ini tidak bisa berhasil dengan instan. Dibutuhkan beberapa suntikan untuk bisa menghilangkan rasa sakitnya hingga syaraf kemabli normal.

Suntikan kortikosteroid ini aman dan sangat efektif sebagai penyembuh syaraf kejepit, terutama jika syaraf kejepit sudah parah dan tak bisa ditangani dengan cara-cara alami. Selain menggunakan suntikan, ada pula obat untuk mengurangi rasa sakit yaitu analgesic. Obat yang diberikan memiliki dosis yang cukup tinggi, tergantung seberapa parah rasa sakit yang dihasilkan oleh syaraf terjepit. Penggunaan obat-obatan seperti ini harus menurut nasehat dokter. Hentikan pemakaian obat jika terjadi alergi. Jika syaraf kejepit sudah pulih, sebaiknya hentikan penggunaan obat karena obat seperti ini tidak bisa digunakan untuk mencegah munculnya syaraf kejepit.

Terapi syaraf kejepit yang mana yang akan Anda pilih? Jika telah sembuh, pencegahan yang bisa dilakukan agar syaraf tidak lagi terganggu adalah dengan melakukan olahraga secara rutin. Bagi kita yang menggunakan obat-obatan kimia sebagai pengobatan syaraf kejepit, alangkah baiknya untuk mengkonsumsi banyak air putih. Bahkan setelah syaraf kejepit sudah sembuh, sebaiknya terus konsumsi air putih delapan gelas per hari. Tujuannya adalah untuk menetralisir sekaligus mengusir racun-racun serta senyawa kimia yang ada di dalam tubuh. Jangan lupa juga untuk melakukan olahraga seperti jalan sehat, lari, atau bersepeda agar keseimbangan tubuh makin terjaga dan tulang serta otot semakin lentur. Olahraga dan minum air putih yang cukup bisa mencegah timbulnya syaraf kejepit. hal ini dikarenakan tubuh terhidrasi dengan baik dan proses metabolisme tubuh juga lancar.

Terapi Syaraf Kejepit | sehatgratis | 4.5